Meskipun sistem parkir yang sudah lengkap, namun segala bentuk kecelakaan kecil tetap bisa terjadi. Hal ini bisa saja bersumber dari pengendara sendiri yang kurang memperhatikan aturan yang ada di parkiran tersebut atau statusnya yang masih pemula. Oleh karena itu, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan seperti menabrak tiang pembatas, parkir diluar garis yang sudah dibuat atau lebih parah lagi menyenggol mobil orang lain yang sedang parkir, maka kamu harus lebih waspada dan hati-hati saat akan memarkir mobil. Sayangilah mobilmu dengan memarkirnya secara aman dan benar.

  1. Posisi mobil

Cobalah mulai dengan mengatur posisi dari mobilmu sendiri. Atur posisi mobil tepat di tengah ruang parkir, jika agak minggir ke satu sisi (kanan atau kiri), sehingga mobil kamu tidak terserempet mobil yang akan parkir atau keluar di sebelahmu. Selain itu, saat kamu sedang mencari lahan parkir yang kosong, jalan dengan perlahan dan nyalakan lampu sein. Dengan demikian, pengendara di belakangmu dan tukang parkir yang berjaga akan tahu bahwa kamu sedang mencari lokasi parkir. Jika melihat lahan yang kosong, pastikan pula lahan tersebut sesuai dengan ukuran mobil yang kamu gunakan saat itu.

  1. Buka jendela

Jika kamu masih belum bisa fokus untuk memarkirkan mobilmu, maka membuka jendela bisa menjadi pilihan tepat. Matikan audio juga saat bersamaan sehingga kamu menjadi lebih fokus untuk memarkirkan mobilmu secara aman dan benar. Pastikan juga dengan jelas kondisi di sekitar ruang parkir. Apakah ada tiang, gundukan pembatas, garis parkir, kendaraan lain ataupun troli belanja. Jika merasa ragu, jangan malu untuk turun dan mengawasi sekitar terlebih dahulu.

  1. Manfaatkan kaca spion

Buat apa adanya kaca spion jika tidak digunakan. Jika kamu masih ragu dengan jarak yang kamu lihat di kaca spion, jangan malu pula untuk mengeluarkan kepala mengintip sejauh apa jarak mobilmu dengan tiang atau mobil lainnya. Jika kamu beruntung, untuk batas belakang, biasanya pada mobil terbaru sudah disertai dengan sensor atau kamera mundur yang akan berbunyi hingga posisi mobilmu benar-benar pas dengna posisinya.

  1. Jangan terburu

Hal ini biasa terjadi ketika kamu berada pada suatu tempat yang padat yang menuntutmu untuk bertindak secara cepat. Jika tidak terkadang mobil yang ada di belakangmu pasti akan memperingatimu dengan klaksonnya yang tidak bisa berhenti. Menyikapi hal tersebut adalah memang perlu berlatih dan punya pengalaman yang lebih. Bersikaplah sabar dan jangan terburu. Parkirlah secara hati-hati utnuk menghindari risiko terjadinya kecelakaan.

  1. Amankan mobil saat parkir

Setelah kamu parkir dengan sesuai, jangan lupa untuk mengamankan mobil. Pasang rem tangan dengan benar jika kamu parkir di tempat datar. Jika menurun, pasang rem tangan dan posisikan transmisi di gigi mundur (R). Jika jalanan menanjak, pasang rem tangan dan posisikan pada gigi 1. Hal ini agar mobil tidak bergerak sendiri saat kamu tinggal. Kamu tidak inginkan saat kamu kembali, mobilmu dalam bencana karena telah menghancurkan mobil orang lain atau hal lain yang ada disekitarnya. Hal penting yang tidak boleh kamu lupakan adalah sebelum menyalakan mobil, pastikan kamu sudah memindahkan gigi ke posisi netral.